Mengunjungi Gion dan Fushimi Inari Taisha

Gion

Gion terkenal sebagai distrik Geisha (Penari Jepang) di Kyoto, infonya di daerah Gion ini tiap sore menjelang malam kita bisa lihat Geisha mulai keluar di jalan untuk menuju tempat kerja mereka. Makanya tempat ini memiliki daya tarik tersendiri buat para turis dan traveler. Gion juga terkenal dengan bangunan-bangunan dan gang-gang tradisional khas Kyoto-nya yang masih dipertahankan sampai saat ini.

Saya dan istri berangkat ke Gion dari Station Umahori Station (sebelumnya kami dari Arashiyama), waktu itu dari Umahori Station udah agak sore sekitar jam 5, kami naik JR Line dan turun di Gion-shijo Station.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
salah satu penjual jajanan di Gion

Sayangnya kami berdua udah kemaleman pas sampe sana, ga kesampean deh hunting foto geisha. Jadinya kami cuma keliling-keliling aja nikmatin suasana malam di Gion, sambil nyari makan malam. Area Gion ga terlalu luas jadi bisa kita explore dengan jalan kaki, dan memang puncak keramaian disini itu antara sore sampai jam 6-an gitu, jadi kalo jalan-jalan disini pas malam agak sepi.

Agak kecewa dikit sih sama suasana Gion yang ternyata ga terlalu “hidup” pas malam hari, jauh lebih rame di area Dotonbori pas kami di Osaka. Disini juga pedagang-pedagang kuliner dan lainnya ga terlalu banyak. Sambil jalan berdua kami pun browsing-browsing tempat makan yang recommended di sana, perut kami udah mulai minta diisi kembali, apalagi malam itu Gion cukup dingin dan banyak angin, bisa masuk angin kalo telat makan.

halaman 1 google search saya udh dipenuhi pilihan makanan halal yang tersedia di Gion, ada satu makanan yang menarik perhatian gw, ramen halal. namanya Naritaya, ramen halal ini katanya merupakan salah satu ramen halal (ayam) terenak di jepang. gw sama istri langsung meluncur deh ke TKP.

lokasinya di maps

kiosnya cukup sempit, kalo udh ada 3 grup orang makan disini pasti penuh dan panas banget kalo makannya siang2 dan pas summer.

Ramen ini msh lekat rasa khas jepangnya (sotoy) jd beda sih ya sama ramen2 di indonesia menurut saya. tapi tetep enak, apalagi makannya setelah dingin-dinginan di luar kaya saya sama istri kemarin pas disana.

naritaya halal ramen

makan hidangan ramen Naritaya jadi kegiatan terahir yang kami coba di Gion malem itu, habis itu kita balik lagi ke hotel J-Hoppers Kyoto buat istirahat recharge energi buat besok pagi explore tempat lainnya.

Fushimi Inari Taisha

The Thousand Orange Gates

Fushimi Inari Taisha (伏見稲荷大社) adalah kuil Shinto yang berada di Fushimi-ku, Kyoto, Jepang. Kuil ini merupakan kuil pusat bagi sekitar 40.000 kuil Inari yang memuliakan Inari. Kuil utama (honden) terletak di kaki Gunung Inari, dan tanah milik kuil mencakup gunung yang tingginya 233 meter. – Wikipedia

Hari selanjutnya kami di Kyoto, kami berencana untuk mengunjungi salah satu tempat iconic dan touristy lainnya yaitu Fushimi Inari. Untuk dapat mencapai Fushimi Inari gampang banget kok, kalau dari Kyoto Station tinggal naik JR arah Nara, dan turun di Inari Station. Dari Inari Station tinggal jalan kaki untuk sampe ke Fushimi Inari.

gerbang depannya

Setelah naik beberapa anak tangga, kami sampai di gerbang utama untuk masuk ke Fushimi Inari Taisha. Kami langsung disambut suasana yang rame banget sama turis-turis, karena emang ini salah satu destinasi favorit sih ya di Kyoto. Udah gitu free pula untuk masuk ke dalam kuil.

Untuk mencapai kuil tertinggi di Fushimi Inari ini agak butuh effort lebih karena harus naik gunung (udah ada tangganya sih) sejauh 4 km dan makan waktu 2 jam. Waktu  itu istri lagi hamil, jadi saya memutuskan untuk ga naik sampe sana. Jadi kami cuma explore daerah bawah tapi tetep naik tangga sedikit sampe ketemu si gerbang-gerbang oranye. Ohiya buat yang belum tau, gerbang-gerbang oranye ini namanya Torii Gates, konon katanya dulu gerbang-gerbang ini disumbangkan oleh pengikut-pengikut ajaran Dewa Inari dengan harapan hasil panen pertanian dan usaha mereka mendapat hasil yang baik di tiap tahunnya.

Saat kalian mulai naik ke atas kuil, pertama-tama akan menjumpai Torii Gates yang besar dan jaraknya lebar-lebar, semakin ke atas Torii Gates-nya makin kecil dan dipasang rapat-rapat. Deretan Torii Gates kecil ini nih yang banyak dijadiin spot foto wajib tiap orang-orang mengunjungi Kuil Fushimi Inari.

Nyari tempat sepi

Kalau mau kesini bener-bener sepi mungkin bisa dateng agak pagi pas sunrise gitu, atau kalau udah terlanjur kesiangan datengnya, bisa cari titik deretan Torii Gates yang deket belokan, ditambah dengan kesabaran nunggu orang lewat, kalian bisa dapet foto yang bagus dan ga penuh turis 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s